Jalani Biasa Saja

La Ndolo

--------------------------------

gedung berlantai tiga
kokoh, teguh menyejukan
di sini empat belas hari
hati selalu deg-deg menghitung detik
sambil menyemangati lidah berucap
entah telah benar melafalkan pengelanaan.

di gedung megah ini
diriku merasa kecil, bahkan hilang
ketika menjamah hal baru
dalam kebodohan yang menghantui
hati dan pikiran saling mengutuk
tikai dingin.

di antara sepeda berbaris
aku melihat para malaikat tersenyum
sambil bertepuk tangan, bagai sedang karnaval
anak-anak di momen perayaan 17-san
seperti Malaikat memaklumi, belajar itu ibadah
dan belajar yakni jihad yang panjang.

dari menunduk
aku angkat kepala, menatap sejauh mungkin
lalu kutemui cahaya di mata ibu 55 tahun
ia begitu energi melatih lidahnya
agar kata-kata itu terucap benar.

tatapan ibu itu bagai mentari
meruntuhkan kebekuan pagi
dan merontokan segala embun di ranting
agar hari-hari berjalan biasa saja
tak akan menyerah sebelum Tuhan
mengambil kembali nafas.

_jalan lain, kediri, 31 07 2019_

Comments

Popular Posts