Kosong!
Kosong!. Tak ada kepastian tempat berpijak, kecuali tujuan yang terus ditempuh. Bagai puji yang terus terucap, tanpa langkah menjauhi tempat. Ah, tiada jalan yang tak meninggalkan jejak, selain harapan yang selalu mendekati tujuan. Bekas itu menapaki tapak kaki-kaki kosong yang belum pernah mengisi ruang. Hampa dan kosong. Ya, tak mungkin ia menerka giliran siapa gerangan yang melewati garis setapak. Kecuali mereka, orang-orang yang bergerak menempuhi jarak. Pergi dan pulang. Pulang dan berulang kembali. Menyusuri pagi dan matahari.🏃
Tak nampak
Dimana bermula, atau
Kemana berpulang...
Jangan sekali-sekali
Kau kira-kira sendiri, bahwa
Ujung adalah titik henti...
Atau akhir dari
Semua tujuan, kenapa
Semestinya kau melangkah pergi...
❣️❣️❣️
![]() |
| Apen Makese |
Tak nampak
Dimana bermula, atau
Kemana berpulang...
Jangan sekali-sekali
Kau kira-kira sendiri, bahwa
Ujung adalah titik henti...
Atau akhir dari
Semua tujuan, kenapa
Semestinya kau melangkah pergi...
❣️❣️❣️



Comments
Post a Comment