Sair Pena
Selalu ku puja
Kau beda!!
Manis
Baik
Perhatian
Kau bersahaja
Katamu lembut
Tak ada noda
Kau suci!!
Pintar...
Selalu ada air
Dalam gelasku
Terisi dengan hati
Air tawar-pun
Terasa madu
Aku banggaa
Masih ingat?
Kita sama-sama
tidak suka topeng
Apalagi film drama
Kita selalu bersama
Melihat gunung dan laut
Meski malam
Kau tetap bercahaya
Ketika jauh
Rindu-pun menjadi magnet
Tarik menarik
Hingga menyatu
Bersama mimpi, indah...
Mimpi kita
Pernah sama
Bernyanyi merdu
Menghibur ratusan
Kupu-kupu diatas
Tangkai padi
Kita terlihat bahagia...
itu dulu,
cerita lampau, basi!!
Sangat menyakitkan
kita tak lagi mampu
Menyaksikan mimpi
Yg sama lagi
Tentang apapun
Kau berubah
Kau tidak lagi peka
Hatimu terkikis
Menipis seperti
lapisan ozon
Bumi panas
pohon mengering
Tumbuhan mati
Kekeringan menguji
Tak ada lagi air
Dalam gelasku...
kau pergi
Lupa jejak langkah kita
Aku ingatkan...
Berdoalah...
Kau beda!!
Manis
Baik
Perhatian
![]() |
| Pena Bumi |
Katamu lembut
Tak ada noda
Kau suci!!
Pintar...
Selalu ada air
Dalam gelasku
Terisi dengan hati
Air tawar-pun
Terasa madu
Aku banggaa
Masih ingat?
Kita sama-sama
tidak suka topeng
Apalagi film drama
Kita selalu bersama
Melihat gunung dan laut
Meski malam
Kau tetap bercahaya
Ketika jauh
Rindu-pun menjadi magnet
Tarik menarik
Hingga menyatu
Bersama mimpi, indah...
Mimpi kita
Pernah sama
Bernyanyi merdu
Menghibur ratusan
Kupu-kupu diatas
Tangkai padi
Kita terlihat bahagia...
itu dulu,
cerita lampau, basi!!
Sangat menyakitkan
kita tak lagi mampu
Menyaksikan mimpi
Yg sama lagi
Tentang apapun
Kau berubah
Kau tidak lagi peka
Hatimu terkikis
Menipis seperti
lapisan ozon
Bumi panas
pohon mengering
Tumbuhan mati
Kekeringan menguji
Tak ada lagi air
Dalam gelasku...
kau pergi
Lupa jejak langkah kita
Aku ingatkan...
Berdoalah...



Comments
Post a Comment